Landing page memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi produk sekaligus mendorong pengunjung melakukan tindakan tertentu. Agar tujuan pemasaran dan konversi dapat tercapai, Anda perlu memahami struktur ideal landing page yang mencakup berbagai elemen penting. Dengan susunan yang tepat, pengunjung akan lebih mudah memahami manfaat produk, membangun kepercayaan, dan mengambil keputusan. Lantas, apa saja bagian yang perlu ada dalam sebuah landing page? Simak pembahasannya berikut ini.
Apa itu Landing Page?

Landing page adalah sebuah halaman situs yang dibuat khusus untuk kampanye pemasaran ataupun iklan. Dengan adanya landing page ini dapat memungkinkan pengunjung mendarat ke website Anda setelah mereka mengklik tautan yang diperoleh dari email, iklan, ataupun dari berbagai media sosial.
Landing page sendiri berbeda dengan halaman situs lainnya, karena mempunyai banyak tujuan yang bersifat mendorong pengunjung untuk eksplorasi. Dimana landing page juga dirancang secara khusus yang dikenal sebagai call-to-action atau CTA.
Baca juga: Email Marketing: 5 Tools Email Marketing
Struktur Landing Page
Berikut adalah struktur landing page yang wajib Anda terapkan pada website Anda.
1. Unique Selling Proposition (USP)
Unique selling proposition adalah suatu hal unik yang bisnis Anda miliki. USP merupakan menjadi pembeda antara bisnis Anda dengan bisnis kompetitor. Dalam struktur landing page yang baik, USP harus ditampilkan dengan jelas. Agar pengunjung landing page bisa langsung memahami manfaat apa saja yang mereka dapatkan jika memilih brand Anda.
2. Manfaat Produk atau Layanan
Manfaat yang harus Anda jelaskan pada landing page adalah manfaat produk atau layanan Anda. Bagian ini harus dijelaskan bersamaan dengan fitur-fitur yang akan ditawarkan. Bagian struktur landing page inilah yang sering menjadi kunci penentu apakah pengunjung tertarik atau tidak.
Baca juga: Apa itu Google Lighthouse dan Apa Fungsinya?
3. Social Proof
Social proof menjadi penyusun penting struktur landing page yang bisa ditampilkan dalam berbagai bentuk. Salah satu contoh paling umum adalah direct quote dari pelanggan. Selain itu, social proof juga bisa ditampilkan dalam bentuk studi kasus, video interview, logo perusahaan yang bekerja sama, ataupun review score dari situs lain.
4. CTA atau Conversion Goal
Call tapi action (CTA) yang menarik biasanya dikemas dengan conversion goal. Dengan CTA ini, pengunjung akan diarahkan untuk melakukan suatu aksi yang kita inginkan. Conversion goal bisa bermacam-macam, mulai dari mengembangkan database pelanggan, melakukan pembelian, mulai free trial, dan masih banyak lagi.
Baca juga: Tips Mengelola Data Untuk Marketing Analytics Terbaik
Akhir Kata
Demikianlah pengertian mengenai landing page dan struktur yang ideal. Untuk membuat landing page yang baik, dibutuhkan berkali-kali percobaan dan A/B testing. Oleh karena itu, upgrade kemampuan marketing Anda dengan mempelajari strategi digital marketing atau SEO lainnya hanya di website kami, semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Jika Anda membutuhkan jasa untuk mengisi konten ataupun membangun strategi digital marketing Anda, silakan hubungi kami langsung dinomor whatsapp 0812-5298-2900 atau 0857-7774-3201. Kami siap membantu Anda.
seolounge


