Banyak pelaku UMKM menganggap bahwa cara naikkan followers TikTok selalu bergantung pada satu video yang viral dan mendapatkan ratusan ribu penayangan. Padahal, bisnis tidak harus mengejar viralitas untuk membangun jumlah pengikut yang berkualitas. UMKM justru dapat mengembangkan akun secara bertahap melalui konten yang konsisten, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan calon pelanggan.
Jumlah followers memang bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pemasaran TikTok. Namun, pertumbuhan pengikut dapat menunjukkan bahwa semakin banyak orang tertarik mengikuti informasi, produk, atau aktivitas sebuah bisnis. Followers yang relevan juga berpotensi menjadi calon pelanggan, memberikan interaksi, hingga membantu memperluas jangkauan konten secara organik.
Karena itu, UMKM perlu mengubah fokus dari sekadar mengejar viral menjadi membangun alasan yang kuat agar audiens mau mengikuti akun bisnis.
Cara Naikkan Followers TikTok dengan Konten yang Relevan
Konten yang memiliki jutaan views belum tentu memberikan pertumbuhan bisnis. Sebaliknya, video dengan jangkauan lebih kecil dapat memberikan hasil yang lebih baik ketika menjangkau audiens yang tepat.
UMKM perlu memahami siapa yang ingin mereka tarik sebagai followers. Setelah mengetahui target tersebut, bisnis dapat menentukan topik yang dekat dengan masalah, kebutuhan, atau minat mereka.
Sebagai contoh, bisnis kuliner tidak harus selalu mengunggah video produk. Pemilik usaha dapat membuat beberapa jenis konten seperti:
- tips memilih makanan atau bahan berkualitas;
- proses pembuatan produk;
- cerita di balik bisnis;
- rekomendasi penggunaan produk;
- jawaban atas pertanyaan pelanggan;
- perbandingan produk;
- edukasi yang berkaitan dengan produk;
- testimoni atau pengalaman konsumen.
Pendekatan tersebut membuat akun memiliki nilai yang lebih jelas. Audiens akhirnya memiliki alasan untuk mengikuti akun karena mereka mengetahui jenis informasi yang akan mereka dapatkan.
Tentukan Tema Utama Akun TikTok

Bisnis sebaiknya menentukan beberapa tema konten utama atau content pillar. Langkah ini membantu UMKM menjaga arah komunikasi sehingga akun tidak membahas terlalu banyak topik yang berbeda.
Misalnya, sebuah UMKM yang menjual produk perawatan sepatu dapat menggunakan empat tema:
- edukasi merawat sepatu;
- masalah yang sering terjadi pada sepatu;
- demonstrasi penggunaan produk;
- aktivitas dan cerita bisnis.
Dengan pendekatan tersebut, audiens lebih mudah mengenali identitas akun.
Baca juga yuk: Rahasia Keyword Volume Rendah tapi High Conversion
Naikkan Followers TikTok Bisnis UMKM melalui Konsistensi
Konsistensi memegang peranan penting dalam membangun akun TikTok. Bisnis tidak perlu menunggu ide konten yang dianggap sempurna sebelum mulai mengunggah video.
UMKM dapat membuat jadwal konten yang realistis sesuai kemampuan tim. Apabila bisnis hanya mampu membuat tiga video setiap minggu, jalankan jadwal tersebut secara konsisten daripada memaksakan unggahan setiap hari tetapi berhenti setelah beberapa minggu.
Konsistensi memberikan kesempatan kepada bisnis untuk menguji berbagai pendekatan konten. Dari proses tersebut, UMKM dapat mengetahui topik, gaya penyampaian, durasi, dan format yang paling menarik perhatian audiens.
Perhatikan beberapa indikator seperti jumlah penayangan, durasi menonton, komentar, jumlah konten yang dibagikan, kunjungan profil, dan pertumbuhan followers.
Data tersebut dapat membantu bisnis menentukan konten berikutnya.
Buat Konten Berseri
Konten berseri menjadi salah satu cara naikkan followers TikTok yang dapat UMKM terapkan tanpa bergantung pada viralitas.
Misalnya:
“Tips Jualan Online untuk UMKM Part 1”
“Kesalahan Memilih Kemasan Part 2”
“Cara Menghitung Harga Jual Part 3”
Format seri menciptakan rasa penasaran sekaligus memberikan alasan bagi audiens untuk mengikuti akun agar tidak melewatkan konten selanjutnya.
Namun, setiap video tetap harus memberikan informasi yang berguna. Hindari memecah satu informasi sederhana menjadi terlalu banyak bagian karena strategi tersebut dapat mengurangi kenyamanan audiens.
Optimalkan Profil agar Audiens Mau Menjadi Followers
Konten yang menarik dapat membawa pengguna menuju halaman profil. Pada tahap ini, profil bisnis harus mampu menjelaskan identitas usaha dalam waktu singkat.
Gunakan nama akun yang mudah dikenali dan sesuai dengan brand. Selanjutnya, tulis bio yang menjelaskan produk, manfaat, atau karakter bisnis secara singkat.
Sebagai contoh, bisnis dapat menggunakan format:
“Camilan sehat untuk aktivitas harian | Tips memilih snack & informasi produk.”
Kalimat tersebut memberikan gambaran yang lebih jelas dibandingkan bio yang hanya mencantumkan slogan perusahaan.
UMKM juga perlu menjaga tampilan konten agar calon followers langsung memahami topik utama akun ketika mereka membuka profil.
Berikan CTA yang Relevan
Tidak semua video ajakan membeli produk akan menaikkan followers tiktok. Sesekali, gunakan CTA yang mendorong audiens mengikuti akun.
Contohnya:
“Follow untuk mendapatkan tips pemasaran UMKM lainnya.”
“Follow agar tidak melewatkan pembahasan berikutnya.”
“Masih banyak tips perawatan lainnya yang akan kami bahas di video selanjutnya.”
CTA sederhana membantu mengingatkan audiens bahwa mereka dapat mengikuti akun apabila ingin mendapatkan informasi serupa.
Bangun Interaksi dengan Audiens
TikTok bukan hanya tempat mengunggah video. Platform ini juga memberikan ruang kepada bisnis untuk membangun komunikasi dengan calon pelanggan.
UMKM dapat membalas komentar, menjawab pertanyaan, meminta pendapat audiens, atau mengembangkan komentar menjadi ide video baru.
Sebagai contoh, ketika seseorang bertanya mengenai cara menggunakan produk, bisnis dapat membuat video khusus untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Pendekatan ini memberikan dua manfaat. Pertama, audiens mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Kedua, bisnis memperoleh ide konten berdasarkan kebutuhan nyata calon pelanggan.
Interaksi yang konsisten juga membantu bisnis membangun komunitas, bukan sekadar mengumpulkan angka followers.
Saran Praktis Meningkatkan Followers TikTok UMKM
Pelaku usaha dapat memulai strategi pertumbuhan akun melalui beberapa langkah sederhana berikut:
- Tentukan profil audiens yang ingin dijangkau.
- Buat tiga hingga lima tema konten utama.
- Susun jadwal unggahan yang realistis.
- Gunakan pembukaan video yang langsung menyampaikan masalah atau manfaat.
- Buat konten edukasi, demonstrasi, cerita bisnis, dan pengalaman pelanggan.
- Kembangkan topik yang memperoleh respons positif.
- Jawab pertanyaan audiens melalui komentar maupun video.
- Gunakan CTA untuk mengikuti akun secara wajar.
- Evaluasi performa konten secara berkala.
- Fokus pada followers yang relevan dengan target pasar.
Strategi tersebut membutuhkan proses. Namun, pertumbuhan yang konsisten dapat memberikan fondasi yang lebih kuat daripada pertumbuhan sesaat akibat satu konten viral.
Butuh strategi konten yang bikin engagement naik? Yuk hubungi kami!
Jangan Hanya Mengejar Jumlah Followers
Kesalahan yang sering terjadi saat UMKM menjalankan TikTok adalah terlalu fokus pada jumlah pengikut. Bisnis kemudian mengikuti setiap tren meskipun tren tersebut tidak berkaitan dengan produk atau target konsumennya.
Strategi tersebut mungkin menghasilkan penayangan, tetapi belum tentu menarik calon pelanggan yang relevan.
UMKM sebaiknya melihat followers sebagai bagian dari komunitas calon konsumen. Karena itu, kualitas audiens memiliki peran yang sama pentingnya dengan jumlah followers.
Akun dengan 5.000 followers yang sesuai target pasar dapat memberikan dampak bisnis lebih besar dibandingkan akun dengan puluhan ribu followers yang tidak memiliki ketertarikan terhadap produk.
Kesimpulan
Memahami cara naikkan followers TikTok tidak berarti UMKM harus terus mengejar konten viral. Pertumbuhan akun dapat berasal dari strategi yang jauh lebih terukur, mulai dari memilih topik relevan, menjaga konsistensi, mengoptimalkan profil, membuat konten berseri, hingga aktif membangun interaksi.
Strategi menaikkan followers TikTok untuk bisnis UMKM juga perlu berorientasi pada kualitas audiens. Bisnis sebaiknya membangun komunitas yang benar-benar tertarik dengan produk, industri, dan informasi yang mereka tawarkan.
Apabila bisnis Anda membutuhkan strategi TikTok, pengelolaan media sosial, SEO, maupun digital marketing yang lebih terarah, D’Royan Digital Marketing Agency dapat membantu menyusun strategi sesuai target bisnis Anda. Konsultasikan kebutuhan digital marketing melalui WhatsApp 0857-7774-3201.
seolounge



