7 Metode Terbaik Ukur Domain Authority yang Akurat

metode ukur domain authority

Domain authority sering menjadi salah satu indikator yang digunakan praktisi digital marketing untuk memperkirakan kekuatan sebuah website dalam persaingan hasil pencarian. Dengan menerapkan metode ukur domain authority yang tepat, Anda dapat menilai kualitas backlink, membandingkan performa website dengan kompetitor, serta menyusun strategi SEO secara lebih terarah. Pelajari tujuh metode terbaik untuk mengukur domain authority secara akurat agar proses optimasi website dapat dilakukan berdasarkan data yang lebih objektif.

Namun, banyak pemilik website hanya melihat satu angka pada sebuah tools, lalu langsung menyimpulkan bahwa website mereka kuat atau lemah. Cara tersebut dapat menghasilkan keputusan yang kurang tepat. Setiap tools SEO memiliki sumber data, sistem perhitungan, dan indikator yang berbeda.

Moz menggunakan Domain Authority atau DA, Ahrefs memiliki Domain Rating atau DR, sedangkan Semrush menyediakan Authority Score. Majestic juga menawarkan Trust Flow dan Citation Flow untuk membantu pengguna menilai profil backlink sebuah website.

Karena setiap platform menggunakan metode yang berbeda, Anda tidak sebaiknya bergantung pada satu angka saja. Anda perlu membandingkan beberapa metrik, memeriksa kualitas backlink, melihat perkembangan traffic organik, dan menilai performa keyword. Pendekatan tersebut akan memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai kekuatan website.

Apa Itu Domain Authority?

Domain Authority merupakan skor prediktif yang membantu pengguna memperkirakan kemampuan sebuah domain untuk bersaing dalam hasil pencarian. Moz mengembangkan metrik ini dengan rentang skor 1 sampai 100. Skor yang lebih tinggi menunjukkan bahwa sebuah domain memiliki profil dan sinyal otoritas yang lebih kuat menurut sistem Moz.

Domain Authority tidak berasal dari Google. Google juga tidak menggunakan skor DA dari Moz sebagai faktor ranking langsung. Oleh karena itu, website dengan DA tinggi tidak selalu menempati halaman pertama untuk seluruh keyword. Sebaliknya, website dengan skor DA lebih rendah masih dapat mengungguli website besar apabila memiliki konten yang lebih relevan dan mampu menjawab kebutuhan pengguna.

Google memprioritaskan konten yang bermanfaat, tepercaya, serta dibuat untuk membantu pengguna. Sistem Google juga memakai link sebagai salah satu sinyal untuk memahami relevansi halaman dan menemukan halaman baru. Namun, kualitas konten, maksud pencarian, struktur website, pengalaman pengguna, serta kondisi persaingan tetap memengaruhi performa halaman.

Anda sebaiknya menggunakan DA sebagai alat pembanding, bukan sebagai tujuan utama strategi SEO. Perhatikan perkembangan skor dari waktu ke waktu dan bandingkan website Anda dengan kompetitor dalam industri yang sama.

Mengapa Cara Mengukur Domain Authority Tidak Cukup dengan Satu Skor?

Setiap tools SEO memiliki database backlink yang berbeda. Sebuah backlink mungkin sudah masuk ke database Ahrefs, tetapi Moz belum menemukannya. Semrush juga dapat memberikan hasil berbeda karena sistemnya memperhitungkan beberapa indikator tambahan.

Perbedaan tersebut tidak selalu menunjukkan kesalahan tools. Setiap platform menjalankan crawler, memperbarui database, dan menghitung skor melalui rumusnya sendiri. Karena itu, Anda perlu menerapkan metode ukur domain authority akurat dengan menggabungkan beberapa sumber data.

Selain melihat skor utama, periksa beberapa elemen berikut:

  • Jumlah domain unik yang memberikan backlink.
  • Relevansi topik website pemberi link.
  • Kualitas dan reputasi sumber backlink.
  • Distribusi anchor text.
  • Pertumbuhan atau kehilangan backlink.
  • Traffic organik.
  • Posisi keyword.
  • Kualitas konten.
  • Kondisi teknis website.

Kombinasi indikator tersebut akan membantu Anda memahami otoritas website secara lebih realistis.

1. Periksa Domain Authority dengan Moz Link Explorer

Metode ukur domain authority yang pertama dapat dilakukan melalui Moz Link Explorer. Masukkan alamat website ke dalam tools tersebut, kemudian perhatikan skor Domain Authority yang ditampilkan. Untuk mendapatkan hasil analisis yang lebih lengkap, Anda juga dapat memeriksa Page Authority, jumlah linking domains, inbound links, serta Spam Score.

Domain Authority memakai skala 1 sampai 100. Skala tersebut bersifat relatif sehingga kenaikan skor akan semakin sulit pada level yang lebih tinggi. Sebagai contoh, menaikkan DA dari 10 ke 20 biasanya lebih mudah daripada menaikkan DA dari 60 ke 70.

Jangan hanya melihat skor DA saat melakukan evaluasi. Perhatikan juga jumlah linking root domains. Indikator ini menunjukkan banyaknya domain unik yang memberikan link menuju website. Seratus backlink dari satu website belum tentu lebih kuat daripada 20 backlink yang berasal dari 20 website relevan.

Gunakan data Moz untuk:

  • Membandingkan website dengan kompetitor langsung.
  • Menilai perkembangan otoritas domain.
  • Memeriksa kualitas calon website untuk kerja sama backlink.
  • Mengidentifikasi profil link yang terlihat tidak wajar.
  • Memantau hasil kampanye link building.

Bandingkan website dalam kategori bisnis yang sama. Membandingkan DA website UMKM lokal dengan marketplace nasional tidak akan memberikan kesimpulan yang relevan.

Baca juga yuk: Ingin Konten Lebih Berkualitas? Kenali EEAT Google

2. Bandingkan Hasil dengan Domain Rating Ahrefs

Ahrefs menyediakan Domain Rating atau DR untuk menunjukkan kekuatan relatif profil backlink suatu website. Ahrefs menggunakan skala logaritmik dari 0 sampai 100. Angka yang lebih tinggi menunjukkan profil backlink yang lebih kuat menurut database Ahrefs.

Meskipun DA dan DR sama-sama memakai rentang 100, keduanya tidak memiliki rumus yang sama. Anda tidak perlu khawatir ketika Moz menunjukkan DA 25, sedangkan Ahrefs menampilkan DR 32. Fokuslah pada arah perkembangan dan posisi website dibandingkan kompetitor.

Saat menggunakan Ahrefs, periksa beberapa data pendukung seperti:

  • Referring domains.
  • Backlinks.
  • Dofollow links.
  • Organic keywords.
  • Organic traffic.
  • New backlinks.
  • Lost backlinks.
  • Anchor text.

Perhatikan kualitas referring domains daripada sekadar mengejar jumlah backlink. Backlink dari website yang relevan, aktif, dan memiliki reputasi baik biasanya memberikan nilai lebih besar daripada banyak backlink dari website yang tidak berhubungan dengan bisnis Anda.

Ahrefs juga menjelaskan bahwa DR dapat turun meskipun website tidak kehilangan backlink. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika website lain meningkatkan profil backlink mereka sehingga posisi relatif domain Anda berubah.

3. Gunakan Authority Score dari Semrush

Semrush menyediakan Authority Score sebagai salah satu metode ukur domain authority untuk menilai kualitas keseluruhan sebuah domain atau halaman. Dalam menghitung skor tersebut, Semrush menganalisis beberapa aspek penting, seperti kekuatan backlink, estimasi traffic organik, serta indikasi profil link yang tidak wajar. Data ini membantu Anda membandingkan otoritas website dengan kompetitor secara lebih objektif.

Authority Score membantu Anda melihat apakah sebuah domain memiliki otoritas yang didukung oleh performa organik. Dua website mungkin memiliki jumlah backlink serupa, tetapi hanya satu website yang menghasilkan traffic dan ranking keyword secara konsisten.

Gunakan Semrush untuk membandingkan:

  • Authority Score website Anda.
  • Authority Score kompetitor.
  • Estimasi traffic organik.
  • Jumlah referring domains.
  • Tren backlink.
  • Distribusi keyword.
  • Potensi indikasi link spam.

Jangan langsung memilih website dengan skor tertinggi sebagai sumber backlink. Periksa kesesuaian topik, kualitas konten, traffic, dan pola publikasinya. Website relevan dengan skor menengah sering memberikan manfaat yang lebih baik daripada website berskor tinggi tetapi tidak memiliki hubungan dengan industri Anda.

4. Analisis Trust Flow dan Citation Flow dari Majestic

Majestic menyediakan dua metrik penting, yaitu Trust Flow dan Citation Flow. Citation Flow membantu mengukur kekuatan atau pengaruh link, sedangkan Trust Flow membantu menunjukkan kualitas dan tingkat kepercayaan profil backlink. Majestic menampilkan kedua metrik tersebut dalam skala 0 sampai 100.

Anda perlu membaca kedua skor secara bersamaan. Citation Flow yang tinggi tetapi Trust Flow yang sangat rendah dapat menunjukkan bahwa sebuah domain memiliki banyak link, tetapi kualitas sumbernya belum tentu baik.

Sebaliknya, keseimbangan antara Trust Flow dan Citation Flow dapat menunjukkan profil link yang lebih sehat. Majestic juga memiliki Topical Trust Flow untuk membantu pengguna melihat kategori atau topik yang berhubungan dengan otoritas sebuah website.

Topical Trust Flow sangat berguna ketika Anda mencari peluang backlink. Website otomotif sebaiknya mendapatkan link dari media otomotif, blog perawatan kendaraan, distributor suku cadang, atau organisasi industri yang relevan. Link dari website dengan topik yang sama akan terlihat lebih alami dan memiliki konteks yang lebih kuat.

5. Ukur Kualitas Referring Domains dan Backlink

Skor DA yang tinggi tidak berarti banyak apabila profil backlink website penuh dengan link berkualitas rendah. Karena itu, metode kelima berfokus pada pemeriksaan backlink secara langsung.

Mulailah dengan melihat jumlah referring domains. Setelah itu, kelompokkan domain berdasarkan relevansi, kualitas konten, traffic, lokasi link, dan jenis anchor text.

Backlink berkualitas biasanya memiliki beberapa karakteristik berikut:

  • Berasal dari website yang relevan.
  • Muncul di dalam konten utama.
  • Memiliki konteks yang jelas.
  • Menggunakan anchor text secara alami.
  • Berasal dari halaman yang dapat masuk indeks.
  • Mengarah ke halaman yang sesuai.
  • Memberikan peluang kunjungan dari pengguna nyata.

Hindari praktik yang hanya mengejar jumlah backlink. Ratusan link dari direktori tidak jelas, website otomatis, komentar spam, atau jaringan blog berkualitas rendah dapat meningkatkan angka tertentu tanpa meningkatkan performa bisnis.

Anda juga perlu memeriksa kehilangan backlink. Hubungi pemilik website ketika backlink penting hilang karena perubahan URL, penghapusan artikel, atau kesalahan penulisan link. Strategi reklamasi link sering memberikan hasil lebih cepat daripada mencari backlink baru dari awal.

6. Verifikasi Backlink melalui Google Search Console

Google Search Console tidak menampilkan skor Domain Authority. Namun, platform ini menyediakan data yang berasal langsung dari sistem Google sehingga Anda dapat memakainya untuk memverifikasi profil link.

Buka menu Links, lalu periksa bagian external links. Anda dapat melihat halaman yang paling banyak menerima link, website yang paling sering memberikan link, dan anchor text yang mengarah ke website.

Google menjelaskan bahwa laporan tersebut hanya menampilkan contoh link dan bukan daftar lengkap seluruh backlink. Search Console juga menggabungkan link duplikat serta mengelompokkan data berdasarkan domain utama.

Gunakan laporan ini untuk menjawab beberapa pertanyaan:

  • Apakah halaman penting mendapatkan backlink?
  • Apakah sumber backlink sesuai dengan target bisnis?
  • Apakah anchor text terlihat alami?
  • Apakah website asing yang mencurigakan mendominasi profil link?
  • Apakah konten baru mulai mendapatkan referensi dari website lain?

Search Console membantu Anda menghubungkan profil backlink dengan performa pencarian. Periksa laporan Performance untuk melihat impresi, klik, CTR, posisi rata-rata, serta keyword yang menghasilkan kunjungan.

7. Hubungkan Domain Authority dengan Traffic dan Ranking

Metode terakhir merupakan metode ukur domain authority yang paling penting. Anda perlu menghubungkan skor otoritas dengan hasil nyata, seperti pertumbuhan traffic, ranking keyword, leads, dan penjualan.

Sebuah website dapat meningkatkan DA tanpa mendapatkan traffic tambahan apabila backlink hanya mengarah ke halaman yang tidak memiliki target keyword atau nilai bisnis. Sebaliknya, website dengan kenaikan DA yang kecil dapat menghasilkan pertumbuhan besar apabila tim SEO mengoptimalkan halaman layanan dan konten penting.

Buat laporan bulanan yang mencakup:

  • Skor DA, DR, dan Authority Score.
  • Jumlah referring domains.
  • Jumlah backlink baru dan hilang.
  • Traffic organik.
  • Keyword di halaman pertama.
  • Halaman dengan pertumbuhan tertinggi.
  • Leads dari pencarian organik.
  • Konversi dari halaman SEO.

Catat data pada tanggal yang sama setiap bulan. Jangan memeriksa skor setiap hari karena perubahan database tools dapat menimbulkan fluktuasi jangka pendek. Gunakan periode tiga sampai enam bulan untuk melihat arah perkembangan yang lebih jelas.

Siap tingkatkan traffic organik? Percayakan pada SEO specialist kami — hubungi sekarang juga!

Kesalahan saat Mengukur Domain Authority

kesalahan dalam mengukur domain authority
  • Kesalahan pertama adalah mengejar skor tinggi tanpa mempertimbangkan relevansi. Banyak pemilik website membeli backlink dari berbagai situs hanya karena situs tersebut memiliki DA tinggi. Strategi ini dapat menghabiskan anggaran tanpa memberikan hasil yang sebanding.
  • Kesalahan kedua adalah membandingkan website dari industri yang berbeda. Setiap industri memiliki tingkat persaingan, karakter backlink, dan ukuran pasar yang tidak sama. Bandingkan website Anda dengan tiga sampai lima kompetitor yang menawarkan produk serupa.
  • Kesalahan ketiga adalah menganggap DA sebagai faktor ranking resmi Google. Domain Authority merupakan metrik pihak ketiga. Gunakan skor tersebut untuk analisis dan perbandingan, bukan sebagai jaminan ranking.
  • Kesalahan berikutnya adalah mengabaikan kualitas konten. Backlink membantu membangun sinyal otoritas, tetapi konten tetap harus menjawab maksud pencarian pengguna. Google menekankan pentingnya konten yang bermanfaat, tepercaya, dan mengutamakan kebutuhan pembaca.
  • Terakhir, jangan mengabaikan masalah teknis. Website yang lambat, sulit dirayapi, memiliki banyak halaman duplikat, atau mengalami masalah indeks akan kesulitan memaksimalkan manfaat backlink.

Cara Meningkatkan Domain Authority secara Sehat

Mulailah dengan membuat konten yang layak mendapatkan referensi. Anda dapat menerbitkan panduan mendalam, hasil riset, data industri, studi kasus, infografis, kalkulator, atau template yang membantu pengguna.

Bangun hubungan dengan media, komunitas, supplier, mitra bisnis, asosiasi, dan pemilik website dalam industri yang sama. Tawarkan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua pihak, bukan sekadar meminta backlink.

Perkuat internal link agar otoritas dari halaman yang memiliki backlink mengalir ke halaman penting. Hubungkan artikel informatif dengan halaman layanan, kategori produk, studi kasus, dan halaman kontak.

Lakukan audit backlink secara berkala. Temukan link yang hilang, perbaiki broken link, perbarui konten lama, dan arahkan URL yang sudah tidak aktif menuju halaman pengganti yang relevan.

Kesimpulan

Tidak ada satu tools yang mampu menggambarkan kekuatan website secara menyeluruh. Karena itu, metode ukur domain authority sebaiknya menggabungkan beberapa indikator, seperti Domain Authority dari Moz, Domain Rating dari Ahrefs, Authority Score dari Semrush, serta Trust Flow dan Citation Flow dari Majestic. Dengan membandingkan berbagai metrik tersebut, Anda dapat cek domain authority dengan benar dan memperoleh hasil analisis yang lebih objektif.

Setelah itu, periksa referring domains, kualitas backlink, data Google Search Console, traffic organik, dan posisi keyword. Pendekatan tersebut akan membantu Anda memahami apakah kenaikan otoritas benar-benar mendukung perkembangan website atau hanya meningkatkan angka pada tools.

Fokuslah pada pertumbuhan yang relevan dengan bisnis. Bangun backlink berkualitas, buat konten yang bermanfaat, perbaiki struktur internal link, dan pantau hasilnya secara konsisten. Strategi tersebut tidak hanya membantu meningkatkan domain authority, tetapi juga memperbesar peluang website mendapatkan traffic, leads, dan pelanggan.

Apabila Anda membutuhkan bantuan untuk mengukur kekuatan website, menganalisis backlink, dan menyusun strategi SEO yang lebih terarah, hubungi D’Royan Digital Marketing Agency melalui WhatsApp 0857-7774-3201. Tim kami siap membantu Anda menemukan peluang optimasi agar website mampu bersaing secara lebih efektif di hasil pencarian.